“33: Grace Upon Grace”

May 20th, 2009 by henny


Buku dan E-book “33: Grace Upon Grace” sudah available di http://stores.lulu.com/my33
bbrapa sample isinya bisa diintip di
http://www.lulu.com/content/paperback-book/33-grace-upon-grace/6804025

Judul “33: Grace Upon Grace”
(Anugerah Demi Anugerah)
Tebal 269 halaman (15 cm X 23 cm)
Penulis: Valentina Sirait-Willis

Di usia 33 tahun, aku menikah dengan pria kulit putih berkebangsaan Amerika, Gary, yang juga berusia 33 tahun. Mulanya hehidupan pernikahan kami lancar-lancar saja tanpa masalah berarti.

Namun, di usia pernikahan kami yang ke-2 minggu, aku terkena sakit infeksi saluran kencing, yang lantas bertambah parah sampai menjadi infeksi ginjal. Semenjak itu, hidupku tidaklah sama.

Sakit infeksi ginjal itu, merupakan panggilan Tuhan bagiku dan suamiku untuk melayani-Nya lebih lagi. Aku mendapat mandat untuk menggenapi rencana-Nya. Untuk membuat Dia dikenal banyak orang.
***

“Buku ini menarik dan bisa menggugah pembaca untuk selalu mengandalkan Tuhan. “
- Noni Mira Timotius, Head of Publishing Department of Bhuana Ilmu Populer

“Gaya bahasanya yang lugas membuat Anda tak tahan untuk tiba di halaman akhir buku ini. Hati-hati, kesaksian hidupnya akan membakar semangat Anda untuk mensyukuri hidup.”
- Relon Star, Penulis RUN OR DIE

Buku ini mengangkat proses perjalanan hidup kerohanian yang menyentuh hati. Kesaksian iman yang dilukiskan di dalam buku ini bisa menjadi akses pengenalan dan pendalaman pembaca akan karya Tuhan.
- Pdt. Pintor M. Sitanggang, MTh, ThM,
President of International Student Associacion of Lutheran School of Theology at Chicago

http://groups.to/33/

My translation sample

March 15th, 2007 by henny

This is only a part of the translation result (for dubbing purpose). The source is actually a Thai movie, but i only translated it from the English subtitle provided.

L1N03 Title: Citizen Dog

0001 : 10:02:10:23,10:02:15:06,10 80 80 80 C1N03 Five Star Production in association C1N03 with The Film Factory…

Five Star Production bekerja sama dengan The Film Factory…

0002 : 10:02:15:09,10:02:18:00,11 80 80 80 C1N03 …proudly presents…
…dengan bangga mempersembahkan…

0003 : 10:02:18:22,10:02:21:12,10 80 80 80 C1N03 "We cannot always find the things C1N03 we are looking for.

"Kita tidak selalu bisa menemukan apa yang kita cari

0004 : 10:02:21:15,10:02:23:06,10 80 80 80 C1N03 But sometimes, C1N03 when we stop looking…

Tapi, terkadang, saat kita berhenti mencarinya…

0005 : 10:02:23:09,10:02:26:09,10 80 80 80 C1N03 …those things C1N03 come looking for us."

…apa yang kita cari malah mencari kita."

0006 : 10:02:46:07,10:02:47:17,11 80 80 80 C1N03 Pod!

Pod!

0007 : 10:02:53:21,10:02:56:06,11 80 80 80 C1N03 Mark my words.

Catat perkataanku.

0008 : 10:02:56:19,10:02:59:10,10 80 80 80 C1N03 If you ever get C1N03 a job in Bangkok…

Jika kau bisa mendapatkan pekerjaan di Bangkok

0009 : 10:02:59:13,10:03:03:05,10 80 80 80 C1N03 …you’ll wake up C1N03 the next morning…

Berarti keesokan harinya kau bangun 0010 : 10:03:03:08,10:03:06:14,11 80 80 80 C1N03 …with a tail wagging!

Dengan ekor bergoyang

0011 : 10:03:49:10,10:03:54:10,11 80 80 80 C1N03 "Pod, a man without a dream"

"Pod, seorang pria tanpa impian"

0012 : 10:03:54:16,10:03:57:17,11 80 80 80 C1N03 This is Pod, our hero.

Inilah Pod, jagoan kita

0013 : 10:03:58:09,10:04:01:04,10 80 80 80 C1N03 Pod is your average C1N03 country bumpkin,…

Pod adalah seorang anak dusun biasa

0014 : 10:04:01:07,10:04:05:16,10 80 80 80 C1N03 …the kind of guy we won’t waste C1N03 your time trying to describe.

Ia jenis pria yang kita pun malas untuk menggambarkannya.

0015 : 10:04:05:19,10:04:09:07,10 80 80 80 C1N03 All his life, Pod has made C1N03 the wrong decisions.

Sepanjang hidupnya, Pod telah membuat keputusan-keputusan yang salah.

0016 : 10:04:09:22,10:04:13:08,10 80 80 80 C1N03 For example, when he wants C1N03 to switch on the fan,…

Misalnya, saat ia ingin menyalakan kipas angin,…

0017 : 10:04:13:11,10:04:15:19,11 80 80 80 C1N03 …he’ll plug in the iron instead.

Ia malah mencolok setrikaan.

0018 : 10:04:15:22,10:04:17:22,10 80 80 80 C1N03 And when he wants C1N03 to iron his clothes…

Dan saat ia ingin menyetika bajunya…

0019 : 10:04:18:00,10:04:20:04,10 80 80 80 C1N03 …it’s a cinch C1N03 he’ll plug in the fan.

Maka, ia malah mencolok kabel kipas angin.

0020 : 10:04:24:10,10:04:27:06,10 80 80 80 C1N03 Moving to Bangkok C1N03 was a bad decision too.

Pindah ke Bangkok juga merupakan keputusan yang buruk.

0021 : 10:04:27:09,10:04:31:00,10 80 80 80 C1N03 That’s when things really C1N03 started getting strange.

Di situlah segalanya mulai menjadi aneh.

0022 : 10:04:54:01,10:04:56:15,11 80 80 80 C1N03 "Citizen Dog" “Anjing Kota”

0023 :

10:04:56:21

,

10:05:00:24

,10

80 80 80

C1N03 "Before the sky

C1N03 had turned to blue

Sebelum langit berubah menjadi biru

0024 :

10:05:01:10

,

10:05:05:15

,11

80 80 80

C1N03 Before the sun began to shine

Sebelum matahari bersinar

0025 :

10:05:05:21

,

10:05:09:22

,10

80 80 80

C1N03 Before the flowers

C1N03 starting blooming

Sebelum bunga mulai berkembang

0026 :

10:05:10:05

,

10:05:14:02

,11

80 80 80

C1N03 Before sweet dreams set me free

Sebelum mimpi indah membebaskanku

0027 :

10:05:14:05

,

10:05:17:12

,11

80 80 80

C1N03 My heart was hollow

Hatiku hampa

0028 :

10:05:17:15

,

10:05:20:03

,11

80 80 80

C1N03 Until your love came in…

Sampai cintamu datang

0029 :

10:05:20:06

,

10:05:24:07

,11

80 80 80

C1N03 …and opened my eyes

Dan membuka mataku

0030 :

10:05:24:10

,

10:05:27:13

,11

80 80 80

C1N03 My heart was empty

Hatiku kosong

0031 :

10:05:27:16

,

10:05:30:12

,11

80 80 80

C1N03 Till you took mercy on me

Sampai kau mengasihaniku

0032 :

10:05:30:15

,

10:05:36:12

,10

80 80 80

C1N03 And gave me strength

C1N03 to carry on

Dan memberiku kekuatan untuk bertahan

0033 :

10:05:41:06

,

10:05:45:16

,10

80 80 80

C1N03 Before the stars

C1N03 had filled the sky

Sebelum bintang memenuhi angkasa

0034 :

10:05:45:19

,

10:05:50:09

,11

80 80 80

C1N03 Before I knew my life’s worth

Sebelum aku tahu hidup itu berharga

0035 :

10:05:50:12

,

10:05:54:13

,11

80 80 80

C1N03 Before my heart lost faith

Sebelum hatiku kehilangan keyakinan

0036 :

10:05:54:16

,

10:05:58:16

,11

80 80 80

C1N03 Before my final breath ran out

Sebelum nafas akhirku habis

0037 :

10:05:58:19

,

10:06:02:00

,11

80 80 80

C1N03 My heart was hollow

Hatiku hampa

0038 :

10:06:02:03

,

10:06:04:23

,11

80 80 80

C1N03 Until your love came in…

Sampai cintamu datang

0039 :

10:06:05:01

,

10:06:09:01

,11

80 80 80

C1N03 …and opened my eyes

Dan membuka mataku

0040 :

10:06:09:04

,

10:06:12:02

,11

80 80 80

C1N03 My heart was empty

Hatiku hampa

0041 :

10:06:12:05

,

10:06:15:01

,11

80 80 80

C1N03 Till you took mercy on me

Sampai kau mengasihaniku

0042 :

10:06:15:04

,

10:06:19:01

,10

80 80 80

C1N03 And gave me strength

C1N03 to carry on

Dan memberiku kekuatan untuk bertahan

0043 :

10:06:19:04

,

10:06:22:01

,11

80 80 80

C1N03 My heart was hollow

Hatiku hampa

0044 :

10:06:22:04

,

10:06:24:20

,11

80 80 80

C1N03 Until your love came in…

Sampai cintamu datang

0045 :

10:06:24:23

,

10:06:29:02

,11

80 80 80

C1N03 …and opened my eyes

Dan membuka mataku

0046 :

10:06:29:05

,

10:06:32:08

,11

80 80 80

C1N03 My heart was empty

Hatiku hampa

0047 :

10:06:32:11

,

10:06:35:06

,11

80 80 80

C1N03 Till you took mercy on me

Sampai kau mengasihaniku

0048 :

10:06:35:09

,

10:06:39:09

,10

80 80 80

C1N03 And gave me strength

C1N03 to carry on

Dan memberiku kekuatan untuk maju

0049 :

10:06:39:12

,

10:06:42:00

,11

80 80 80

C1N03 My heart was hollow

Hatiku hampa

0050 :

10:06:42:03

,

10:06:45:01

,11

80 80 80

C1N03 Until your love came in…

Sampai cintamu datang

0051 :

10:06:45:04

,

10:06:49:12

,11

80 80 80

C1N03 …and opened my eyes

Dan membuka mataku

0052 :

10:06:49:15

,

10:06:52:11

,11

80 80 80

C1N03 My heart was empty

Hatiku hampa

0053 :

10:06:52:14

,

10:06:55:11

,11

80 80 80

C1N03 Till you took mercy on me

Sampai kau mengasihaniku

0054 :

10:06:55:14

,

10:06:59:22

,10

80 80 80

C1N03 And gave me strength

C1N03 to carry on

Dan memberiku kekuatan untuk maju

0055 :

10:07:00:00

,

10:07:03:16

,11

80 80 80

C1N03 In a world that’s oh so cold…

Di dunia yang begitu dingin

0056 :

10:07:03:22

,

10:07:07:19

,11

80 80 80

C1N03 Directed by Wisit Sasanatieng

Disutradarai oleh Wisit Sasanatieng

Surat Kasih Dari Hati Bapa Surgawi

February 19th, 2007 by henny

Anak-Ku…. Engkau mungkin tidak mengenal Aku, tetapi Aku mengenal segala sesuatu tentang dirimu…(Maz. 139:1) Aku tahu kalau engkau duduk atau berdiri … (Maz. 139:2) Aku mengerti segala jalanmu … (Maz. 139:3) Setiap helai rambut kepalamu, terhitung semuanya … (Mat. 10:29-31) Karena engkau diciptakan dalam gambar dan rupa-Ku … (Kej. 1:26-27) Di dalam-Ku engkau hidup, engkau bergerak dan engkau ada … (Kis. 17:28) Sebab engkau ini adalah keturunan-Ku … (Kis. 17:28) Aku mengenal engkau sejak sebelum engkau ada dalam kandungan … (Yeremia 1:4-5) Aku memilih engkau dari semula sebelum Aku menciptakan segalanya … (Ef. 1:11-12)

Engkau ada bukan karena suatu kesalahan, karena hari-harimu ada tertulis dalam kitab-Ku … (Maz. 139:15-16) Aku telah menentukan waktu yang tepat untuk kelahiran dan di mana engkau akan hidup… (Kis. 17:26) Kejadianmu dahsyat dan ajaib … (Maz 139:14) Karena Aku menenun engkau dalam kandungan ibumu … (Maz. 139:13) Dan mengeluarkan engkau pada hari engkau dilahirkan … (Maz. 71:6) Seringkali Aku tidak dipahami oleh mereka yang tidak mengenal Aku … (Yoh. 8:41-44) Aku tidak berada di tempat jauh dan murka, tetapi Aku adalah kasih yang sempurna … (1 Yoh. 4:16) Dan adalah kerinduan-Ku untuk mengaruniakan Kasih-Ku untukmu … (1 Yoh. 3:1)

Semua itu karena engkau adalah anak-Ku dan Aku adalah Bapamu … (1 Yoh. 3:1) Aku memberikan lebih dari yang dapat diberikan bapamu yang di dunia … (Mat. 7:11) Karena Akulah Bapamu di Surga yang adalah sempurna … (Mat. 5:48) Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna engkau terima dari tangan-Ku… (Yak. 1:17) Karena Akulah pemeliharamu dan Aku memberi semua yang engkau perlukan … (Mat. 6:31-33)

Rancangan-Ku yang diberikan kepadamu adalah hari depan yang penuh harapan … (Yer. 29:11) Karena Aku mengasihi engkau dengan Kasih yang kekal … (Yer. 31:3) Pikiran-Ku terhadap engkau tidak terhitung seperti pasir di tepi pantai … (Maz. 139:17-18) Dan Aku bergirang karena engkau dengan sukacita dan sorak-sorai … (Zef. 3:17) Aku tidak pernah berhenti berbuat baik kepadamu … (Yer. 32:40) Karena engkaulah harta kesayangan-Ku … (Kel. 19:5) Aku merindukan untuk mengokohkan engkau dengan segenap hati-Ku dan jiwa-Ku … (Yer. 32:41) Aku akan menunjukkan kepadamu hal-hal yang besar dan yang ajaib … (Yer. 33:3) Jika engkau mencari Aku dengan segenap hatimu, engkau akan menemukan Aku … (Ul. 4:29) Bergembiralah karena Aku, maka Aku akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu… (Maz. 37:4) Karena Akulah yang mengerjakan di dalammu kemauan itu … (Fil. 2:13) Aku dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang engkau pikirkan … (Ef. 3:20) Karena Akulah yang menganugrahkan penghiburan abadi kepadamu … (2 Tes. 2:16-17)

Akulah juga Bapa yang menghiburmu dalam segala penderitaanmu … (2 Kor. 1:3-4) Ketika engkau patah hati, Aku berada dekat kepadamu … (Maz. 34:19) Seperti seorang gembala menggembalakan dombanya, Aku membawa engkau dekat ke hati-Ku… (Yes. 40:11)

Suatu hari Aku akan menghapus semua air mata dari matamu … (Wah. 21:3-4) Dan Aku akan mengangkat semua kesusahan yang engkau derita di atas bumi … (Wah. 21:3-4)

Akulah Bapamu, dan Aku mengasihi engkau seperti Aku mengasihi putra-Ku, Yesus … (Yoh. 17:23) Karena di dalam Yesus, Kasih-Ku kepadamu dinyatakan … (Yoh. 17:26) Dialah gambar wujud dari keberadaan-Ku … (Ibrani 1:3) Ia datang untuk menyatakan bahwa Aku dipihakmu, dan bukan untuk melawanmu … (Roma 8:31) Dan untuk memberitahumu bahwa aku tidak memperhitungkan pelanggaranmu … (2 Kor. 5:18-19) Yesus mati supaya engkau dan Aku dapat diperdamaikan … (2 Kor. 5:18-19) Kematian-Nya adalah pernyataan terbesar dari kasihKu untukmu … (1 Yoh. 4:10)

Aku menyerahkan semua yang Aku sayangi supaya Aku mendapat kasihmu … (Roma 8:31-32) Jika engkau menerima anugrah Anak-Ku Yesus, engkau juga menerima Aku … (1 Yoh. 2:23) Dan tidak lagi ada yang akan memisahkan engkau dari kasih-Ku … (Roma 8:38-39) Kembalilah dan Aku akan mengadakan pesta terbesar yang pernah ada di Surga … (Lukas 15:7) Selamanya Aku adalah Bapa, dan selamanya Aku tetaplah Bapa … (Ef. 3:14-15) PertanyaanKu adalah…..Maukah engkau menjadi Anak-ku? … (Yoh. 1:12-13) Aku menanti-nantikan engkau… (Luk. 15:11-32)

Kasih-Ku untukmu,

Bapamu

Allah yang MahaKuasa.

sumber: http://fathersloveletter.com/Indonesian/textindonesian.html

Father’s Love Letter

February 19th, 2007 by henny

My Child,

You may not know me, but I know everything about you. Psalm 139:1

I know when you sit down and when you rise up. Psalm 139:2

I am familiar with all your ways. Psalm 139:3

Even the very hairs on your head are numbered. Matthew 10:29-31

For you were made in my image. Genesis 1:27

In me you live and move and have your being. Acts 17:28

For you are my offspring. Acts 17:28

I knew you even before you were conceived. Jeremiah 1:4-5

I chose you when I planned creation. Ephesians 1:11-12

You were not a mistake, for all your days are written in my book. Psalm 139:15-16

I determined the exact time of your birth and where you would live. Acts 17:26

You are fearfully and wonderfully made. Psalm 139:14

I knit you together in your mother’s womb. Psalm 139:13

And brought you forth on the day you were born. Psalm 71:6

I have been misrepresented by those who don’t know me. John 8:41-44

I am not distant and angry, but am the complete expression of love. 1 John 4:16

And it is my desire to lavish my love on you. 1 John 3:1

Simply because you are my child and I am your Father. 1 John 3:1

I offer you more than your earthly father ever could. Matthew 7:11

For I am the perfect father. Matthew 5:48

Every good gift that you receive comes from my hand. James 1:17

For I am your provider and I meet all your needs. Matthew 6:31-33

My plan for your future has always been filled with hope. Jeremiah 29:11

Because I love you with an everlasting love. Jeremiah 31:3

My thoughts toward you are countless as the sand on the seashore. Psalms 139:17-18

And I rejoice over you with singing. Zephaniah 3:17

I will never stop doing good to you. Jeremiah 32:40

For you are my treasured possession. Exodus 19:5

I desire to establish you with all my heart and all my soul. Jeremiah 32:41

And I want to show you great and marvelous things. Jeremiah 33:3

If you seek me with all your heart, you will find me. Deuteronomy 4:29

Delight in me and I will give you the desires of your heart. Psalm 37:4

For it is I who gave you those desires. Philippians 2:13

I am able to do more for you than you could possibly imagine. Ephesians 3:20

For I am your greatest encourager. 2 Thessalonians 2:16-17

I am also the Father who comforts you in all your troubles. 2 Corinthians 1:3-4

When you are brokenhearted, I am close to you. Psalm 34:18

As a shepherd carries a lamb, I have carried you close to my heart. Isaiah 40:11

One day I will wipe away every tear from your eyes. Revelation 21:3-4

And I’ll take away all the pain you have suffered on this earth. Revelation 21:3-4

I am your Father, and I love you even as I love my son, Jesus. John 17:23

For in Jesus, my love for you is revealed. John 17:26

He is the exact representation of my being. Hebrews 1:3

He came to demonstrate that I am for you, not against you. Romans 8:31

And to tell you that I am not counting your sins. 2 Corinthians 5:18-19

Jesus died so that you and I could be reconciled. 2 Corinthians 5:18-19

His death was the ultimate expression of my love for you. 1 John 4:10

I gave up everything I loved that I might gain your love. Romans 8:31-32

If you receive the gift of my son Jesus, you receive me. 1 John 2:23

And nothing will ever separate you from my love again. Romans 8:38-39

Come home and I’ll throw the biggest party heaven has ever seen. Luke 15:7

I have always been Father, and will always be Father. Ephesians 3:14-15

My question is…Will you be my child? John 1:12-13

I am waiting for you. Luke 15:11-32

Love, Your Dad

Almighty God

source: http://www.fathersloveletter.com/flltextenglish.html

Mengungkap “The Da Vinci Code”

May 18th, 2006 by henny

Cracking bagus nih buat yang bingung sama the da vinci code, apalagi klo yg nonton versi bioskop di mana translatean subtitlenya di sensor (pdhl englishnya ga mudeng)… ini bisa jd gambaran inti permasalahan sebenernya :) klo blom puas juga ya coba aja next week dengerin penjelasan Jim Heugel, ahli medieval history dr univ of washington n juga ahli sejarah gitu2 deh di www.iesjakarta.org (cuma in english :D )

Mengungkap "The Da Vinci Code"

Oleh: Pdt Dr Ir Bambang Wijaya
Ketua Umum Persekutuan Injili Indonesia

THE Da Vinci Code adalah salah satu novel terlaris dekade ini, sejak
diterbitkan pada 2003, di seluruh dunia buku ini telah terjual lebih
dari 40 juta copy!
Bila jumlah tersebut didistribusikan di seluruh

Indonesia

, sama dengan
setiap rumah tangga memiliki sebuah buku tersebut.
Buku ini tentu dapat berdampak pada pola pikir masyarakat. Dampak yang
diharapkan secara jelas dituliskan pada sampul depan edisi bahasa
Indonesianya, yaitu "memukau nalar, mengguncang iman!"
Dampak yang dalam edisi bahasa Inggris tidak dicantumkan ini, dapat
semakin besar dengan tayangan versi layar lebarnya, melalui film yang
dibintangi Tom Hanks, aktor

Hollywood

yang sangat terkenal, dan
diluncurkan serempak di seluruh dunia pada 19 Mei 2006 ini.

Hujatan terhadap Iman Kristiani
Buku ini memang diharapkan untuk mengguncang iman karena novel ini,
edisi bahasa Indonesianya setebal
624 halaman, terang-terangan menghujat pokok-pokok iman Kristiani.
Berikut adalah hujatan tersebut yang merupakan pandangan si penulis:
1. Yesus bukanlah Tuhan, melainkan manusia biasa.
Kaisar Konstantin dari kerajaan Romawilah yang menjadikan Yesus sebagai
Tuhan, melalui konsili Nicea pada tahun 325 demi kepentingan politiknya.
2. Kitab Perjanjian Baru yang digunakan oleh orang
Kristen saat ini adalah himpunan dari kitab-kitab yang disusun oleh
Kaisar Konstantin melalui konsili Nicea.
Sedangkan kitab-kitab suci yang benar, yaitu yang digunakan oleh para
pengikut Yesus yang asli, justru dibakar berdasarkan putusan konsili
tersebut sebab berisikan "kebenaran" yang sesungguhnya, yaitu bahwa
Yesus adalah seorang manusia biasa dan bukan Tuhan.
3. Yesus menikah dengan Maria Magdalena dan memiliki
seorang putri. Maria terpaksa harus mengungsi ke Prancis, berlindung di
antara masyarakat Yahudi dan melahirkan anaknya di

sana

. Hal ini antara
lain dikarenakan rasul Petrus merasa cemburu sebab Maria Magdalena,
sebagai seorang perempuan, telah dipilih oleh Yesus untuk menjadi kepala
gereja.

Untuk mengemukakan hujatannya tersebut sang penulis dengan sangat licin
telah memadukan:
1. Cerita-cerita khayalan, fiksi
2. Fakta-fakta sejarah
3. Data yang tidak akurat dan tafsiran yang melenceng terhadap beberapa fakta sejarah
4. Keyakinan teologisnya yang bersifat anti Kristen

Karena keempat hal tersebut dijalin rapi di dalam sebuah tulisan yang
rancak dan dengan setting cerita thriller yang menarik, menegangkan
serta penuh kejutan, maka dengan mudah orang terhanyut dalam alur cerita
tanpa dapat membedakan fakta dan fiksi.
Akibatnya bagi yang tidak paham sejarah gereja dengan mudah akan
terperangkap kedalam jerat keyakinan teologis sang penulis. Bahkan,
orang dapat terbawa kepada ajaran sang penulis yang merupakan ajaran
kafir, seperti memandang hubungan seks bebas sebagai sarana untuk
berhubungan dengan Tuhan.

Ringkasan Plot Cerita
Buku ini diawali dengan pembunuhan terhadap Jacques Sauniere, kurator
Museum Louvre, di Paris, oleh Silas seorang biarawan berkulit albino,
demi mendapat rahasia batu kunci Priory of Sion, karena di situ termuat
informasi tentang letak Cawan Kudus (Holy Grail), yaitu cawan yang
digunakan oleh Yesus dalam perjamuan kudus terakhir bersama para
murid-Nya.
Sebelum meninggal Jacques Sauniere sempat memberi petunjuk sandi yang
mengakibatkan Robert Landon, ahli ilmu simbol dari Universitas Harvard,
ikut terlibat dalam kasus ini.
Robert Landon lalu bekerjasama dengan Sophie Neveu, ahli ilmu sandi
pemerintah Prancis, yang juga cucu perempuan Jacques Sauniere. Dalam
upaya ini, keduanya terus diburu oleh Kapten Bezu Fache, anggota reserse
kriminal Prancis, dan Silas. Kapten Bezu ingin mengungkap kasus
pembunuhan, sedangkan Silas ditugasi pemimpin Opus Dei, sebuah
organisasi rahasia Gereja Katolik, demi menyelamatkan Gereja Katolik.
Di tengah cerita, Robert Landon dan Sophie Neveu berjumpa Sir Leigh
Teabing, ilmuwan yang mendalami rahasia Cawan Kudus. Teabing memaparkan
berbagai "rahasia gereja", di antaranya: Yesus hanyalah manusia biasa
yang menikah dengan Maria Magdalena. Sehingga demi kepentingan
politiknya Kaisar Romawi Konstantin menetapkan Yesus sebagai Tuhan
melalui sebuah konsili (sidang gereja) di

kota

Nicea pada tahun 325.
Dalam konsili tersebut diputuskan semua "kitab suci yang benar", yang
menyatakan Yesus manusia biasa, dilarang dan dibakar. Sedangkan para
"pengikut Yesus yang asli", yaitu mereka yang tak mempercayai ketuhanan
Yesus ditetapkan sebagai kaum bidat, dan harus dimusnahkan.
Lebih jauh Teabing menjelaskan Leonardo da Vinci, yang adalah anggota
serikat rahasia Priory of Sion, mengetahui rahasia pernikahan Yesus
dengan Maria Magdalena, sehingga tugas serikat ini menjaga rahasia itu.
Namun Leonardo da Vinci membocorkannya melalui lukisannya yang sangat
terkenal, The Last Supper (Perjamuan Malam yang Terakhir) yang
melukiskan suasana perjamuan Paskah sebelum Yesus ditangkap.
Lukisan tersebut menyembunyikan beberapa kode yang menunjukkan Maria
Magdalena adalah istri Yesus.
Kode-kode tersebut diantaranya: tidak adanya gambar Cawan Suci pada
lukisan tersebut. Orang yang duduk di sebelah kanan Yesus, sesungguhnya
adalah gambar Maria Magdalena, bukan rasul Yohanes. Posisi tubuh Yesus
dengan Maria Magdalena di dalam lukisan tersebut membentuk huruf V,
supaya orang yang mencari-cari gambar Cawan Suci akan menangkap kode
huruf V ini, mendapati sesungguhnya Maria Magdalenalah Sang Cawan Suci
yang mereka cari.
Huruf V merupakan simbol dari cawan yang juga simbol seorang perempuan,
dan Leonardo memakai Cawan Suci sebagai kode untuk memberitahukan Yesus
menikah dengan orang yang duduk di sebelah kanan-Nya, yaitu Maria
Magdalena. Lukisan itu juga ingin memberitahukan betapa bencinya rasul
Petrus kepada Maria Magdalena, sebab Maria telah dipercaya Yesus untuk
memimpin gereja. Di situ dilukiskan wajah Petrus penuh amarah dengan
jari telunjuknya diarahkan ke leher Maria Magdalena.
Teabing juga menjelaskan Gereja Katolik telah berkonspirasi menutupi
fakta Yesus hanya manusia biasa, danVatikan mengetahui kebohongan
ajaran kalau Yesus adalah Tuhan. Rahasia ini dijaga demi mempertahankan
kekuasaan gereja.
Kejutan di akhir cerita, terungkap bahwa ternyata Teabing-lah tokoh
kunci dalang pencarian batu kunci Priory of Sion, dan bahwa Sophie Neveu
adalah keturunan Maria Magdalena dari perkawinannya dengan Yesus.

Fakta dan Fiksi
Seperti yang saya kemukakan di atas, Dan Brown, menulis novelnya dengan
sangat licin. Dia menjalin beberapa fakta dan fiksi, atau kisah khayal,
sehingga orang awam yang tak paham sejarah gereja sulit membedakannya.
Akibatnya pembaca buku tersebut dapat menganggap bagian-bagian fiksi
sebagai fakta.
Pelbagai fakta yang disisipkan oleh Dan Brown dalam novel fiksi ini
antara lain:
1.

Detil

ruangan

Museum

Louvre, tempat kisah ini
dimulai, dan detil dari kapel Rosslyn di Skotlandia, yang dikisahkan
sebagai tempat disimpannya cawan suci.

2. Penyelenggaraan Konsili Nicea atas permintaan
Kaisar Konstantin, yang juga menetapkan bahwa para pengikut Arius yang
tak mempercayai keilahian Yesus sebagai bidat.
3. Kedangkalan kekristenan Kaisar Konstantin,
sehingga misalkan ia hanya mau dibaptis menjelang saat ajalnya, dan
diserapnya beberapa praktik agama kafir ke dalam kehidupan gereja
khususnya sejak Kaisar Konstantin mengeluarkan edik toleransi pada tahun
313.
Edik toleransi ini memang pada satu sisi bersifat positif bagi orang
Kristen karena penganiayaan terhadap mereka dihentikan, namun di sisi
lain bersisi negatif sebab telah mengakibatkan gereja mengalami
kemerosotan spiritual sehingga terjerumus ke dalam abad-abad kegelapan.
4. Sebagian dari detil lukisan The Last Supper,
karya Leonardo Da Vinci yang terdapat pada dinding gereja

Santa Maria

delle Grazie di

kota

Milan

, Italia.
5.Serikat Piory of Sion dan Opus Dei yang memang ada dalam lingkup
Gereja Katolik. Hanya saja lembaga-lembaga tersebut didirikan bukan
untuk melakukan kegiatan rahasia seperti yang ditulis Dan Brown.

Di luar fakta tersebut bagian yang lain dari buku tersebut hanyalah
fiksi, khayalan Dan Brown. Data yang dikemukakannya tidak akurat,
tafsirannya melenceng dari fakta sesungguhnya. Namun karena

gaya


penyajiannya sangat meyakinkan, maka pembaca yang tidak menggunakan
nalarnya secara kritis akan menganggap itu semua fakta yang benar.

Pembaca seperti ini akan mudah terperangkap dalam alur pikir Sophie,
tokoh dalam novel ini, saat ia terpengaruh oleh ceramah Leigh Teabing,
yang sesungguhnya adalah indoktrinasi dari Dan Brown.
Sebaliknya apabila ketidakakuratan dan tafsir yang melenceng tersebut
diungkap, dan pada saat yang sama ditunnjukkan bagian fiksi novel
tersebut, maka dengan mudah pembaca yang berpikiran jernih dan obyektif
dapat menangkap kelicinan dan kesalahan pandangan Dan Brown, dan
sekaligus akan melihat kebenaran pokok iman Kristiani.

Kebenaran Konsili Nicea?
Jauh sebelum Konsili Nicea, yang digelar pada tahun 325, gereja pada
zaman para rasul atau gereja mula-mula telah mengajarkan bahwa Yesus
adalah Tuhan, dan ini selaras dengan ajaran Yesus Kristus tentang
diri-Nya kepada para murid-Nya (lihat Injil Matius

16:13

-20).
Beberapa bukti keyakinan gereja mula-mula ini dapat dilihat antara lain
di dalam kitab Didache (ditulis sebelum tahun 100), yang pada intinya
mengajarkan tentang praktika ibadah Kristiani dan dengan jelas
menuliskan pokok iman Kristiani: Yesus adalah Tuhan.
Contoh yang lain adalah tulisan-tulisan Yustinus Martir, bapa gereja dan
apologet terkemuka pada awal abad kedua, yang dua abad sebelum Konsili
Nicea telah menegaskan keilahian Yesus Kristus.
Bukti lain adalah ajaran Uskup Irenaeus, dari Lungdunum, tokoh yang
sangat terpandang pada awal abad kedua, yang mengacu kepada tulisan
dalam 1Korintus 8:6, yang berbunyi: "Namun bagi kita hanya ada satu
Allah saja, yaitu Bapa, yang daripada-Nya berasal segala sesuatu dan
yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus."
Dengan kata lain, ajaran Yesus adalah Tuhan sama sekali bukanlah ide
Kaisar Konstantin yang dalam agenda politiknya bermaksud menyatukan kaum
kafir dengan pemeluk agama Kristen di negara Romawi, dengan mencampurkan
ajaran kafir dan Kristen melalui Konsili Nicea.
Diakui dalam Konsili Nicea dirumuskan syahadat atau pengakuan iman
Kristiani, namun isi pengakuan iman tersebut bukanlah pemasukan ajaran
baru yang bersumber dari ajaran kafir ke dalam ajaran Kristiani. Kredo
yang dirumuskan itu merupakan penegasan inti jaran Kristiani yang sudah
ada tiga abad sebelumnya.
Penegasan ini dinilai perlu karena pada masa itu muncul ajaran baru yang
dikembangkan oleh Arius, seorang teolog dari Aleksandria, Mesir, yang
menyangkali keilahian Yesus.
Dan Brown melalui mulut tokoh yang ia ciptakan, Teabing, berkata bahwa
di dalam Konsili Nicea telah diadakan pemungutan suara, untuk menentukan
apakah Yesus adalah Tuhan atau manusia. Ia mengatakan bahwa voting
tersebut menghasilkan suara yang hampir seimbang di antara pendukung dan
penentang ajaran Yesus sebagai Tuhan. Dalam realita sejarah, saat
dilakukan pemungutan suara, dari tiga ratus uskup yang hadir pada
konsili tersebut hanya dua orang saja yang menentang rumusan Pengakuan
Iman Nicea. Jadi sungguh jauh dari yang disebut oleh Dan Brown sebagai
suara hampir seimbang! Padahal sebagian besar dari para uskup yang hadir
berasal dari wilayah Timur, tempat
Arius menyebarkan ajarannya.

Konstantin Penyusun Perjanjian Baru?
Dan Brown sangat benar saat ia menulis bahwa "Alkitab tidak datang
dengan cara difaks dari surga." Sebab kekristenan tidak mengajarkan
bahwa setiap kata dan kalimat di dalam Alkitab didikte dari surga kepada
para penulisnya. Tetapi Dan Brown sangat keliru saat mengatakan
Konstantin-lah penyusun dan yang memilih kitab Injil mana yang boleh
dimasukkan ke dalam Perjanjian Baru melalui Konsili Nicea. Menurut
Brown, Konstantin telah memilih kitab-kitab yang membuat Yesus seakan
adalah Tuhan, sedangkan semua kitab Injil yang berbicara tentang segala
perilaku manusiawi Yesus dikumpulkan lalu dibakar.
Dan Brown keliru, karena ia menyembunyikan fakta sejarah bahwa
sesungguhnya daftar yang

baku

, atau kanon, dari kitab-kitab Perjanjian
Baru sudah tersusun dua abad sebelum Konsili Nicea. Salah satu kanon
yang paling terkenal adalah kanon Muratorian yang disusun pada tahun
190. Disitu dicantumkan dua puluh sembilan kitab dan

surat

Perjanjian
Baru, dua puluh tujuh kitab di antaranya sama persis dengan kanon Kitab
Perjanjian Baru yang ada saat ini, dengan dua tambahan yaitu kitab Wahyu
kepada Petrus dan kitab Hikmat Salomo.
Pada masa berikutnya para bapa gereja mengeluarkan kedua kitab tersebut
dari kanon Perjanjian Baru karena dipandang isinya tak setara dengan
kitab-kitab kanonik. Kanon lain adalah tulisan Irenaeus pada awal abad
kedua, yang mendaftarkan keempat Injil dalam Perjanjian Baru yang ada
sekarang sebagai kitab suci.
Jadi, dalam Konsili Nicea tidak disusun kanon Perjanjian Baru, tetapi
diperdebatkan keabsahan dari beberapa kitab yang ada di dalam kanon
Perjanjian Baru, khususnya kitab Ibrani dan Wahyu. Alasan perdebatan
tersebut karena pada kedua kitab tersebut tidak dicantumkan nama sang
penulis secara eksplisit seperti pada kitab-kitab Perjanjian Baru
lainnya. Bagi para pemimpin gereja di abad mula-mula kejelasan nama
penulis kitab atau

surat

sangat menentukan demi memastikan kekokohan
dari kanon.
Lebih lanjut Dan Brown mengatakan kumpulan kitab-kitab Injil yang sejati
yang dicoba dimusnahkan oleh Kaisar Konstantin ada yang berhasil
diselamatkan. Kumpulan tersebut ditemukan kembali di Gua Qumran dekat
Laut Mati pada tahun 1950-an, yaitu Dead Sea Scrolls, dan gulungan kitab
di Nag Hammadi pada tahun 1945. Memang benar di kedua tempat itu
ditemukan gulungan-gulungan kitab tersebut, namun gulungan-gulungan
tersebut bukan kitab Injil yang sejati!
Dead Sea Scrolls sama sekali tidak berisi sepotong pun kitab yang
disebut sebagai Injil, sebaliknya berisi fragmen-fragmen dari
kitab-kitab Perjanjian Lama yang isinya sangat persis dengan kitab
Perjanjian Lama saat ini. Sehingga ia justru membuktikan keakuratan isi
kitab Perjanjian Lama dalam Alkitab. Dalam Dead Sea Scrolls juga
ditemukan catatan tentang aturan kehidupan kaum petapa Essenes, suatu
kelompok agama Yahudi sebelum masa agama Kristen.
Sedangkan isi kitab-kitab di dalam gulungan Nag Hammadi sangat jauh
untuk dapat dikatakan sebagai Injil yang sejati. Kitab-kitab tersebut
disebut sebagai kitab Gnostik, yakni aliran kebatinan yang mulai muncul
di gereja sejak awal abad kedua.
Kitab-kitab dalam gulungan Nag Hammadi tersebut ditulis oleh pengikut
aliran ini pada akhir abad kedua sampai dengan abad kelima, bukan pada
zaman para rasul! Kitab-kitab tersebut berisi dongeng dan mitos khas
kaum Gnostik, mutu etikanya kelewat rendah dan sangat bertentangan
dengan doktrin Perjanjian Lama tentang pribadi Allah sebagai Pencipta
Langit dan Bumi, sehingga oleh gereja mula-mula pun sama sekali tidak
dipandang sebagai kitab yang suci.

Yesus Menikah?
Kesimpulan Dan Brown ini tanpa bukti ilmiah, sebab tak satu pun naskah
pada zaman para rasul dan bapa-bapa gereja yang mencatat bahwa Yesus
menikah. Namun, untuk mendukung pernyataannya Dan Brown menggunakan tiga
"bukti." Namun bila diteliti tiga "bukti" itu dengan mudah terlihat
sebagai kesimpulan yang gegabah.
"Bukti" pertamanya adalah lukisan The Last Supper karya Leonardo Da
Vinci. Tanpa dasar jelas ia mengatakan gambar orang berwajah halus, yang
mirip wanita, duduk di sebelah kanan Yesus di dalam lukisan tersebut
adalah Maria Magdalena! Untuk membuktikan pendapatnya bahwa Yesus
menikahi "Maria Magdalena"
tersebut, Dan Brown menggunakan metode otak-atik gathuk, istilah bahasa
Jawa yang berarti "diotak-atik supaya jadi cocok." Dia mengotak-atik
detil di dalam lukisan tersebut sedemikian rupa supaya mendukung
pernyataannya. Hanya saja ia tidak menyebutkan suatu fakta dalam dunia
seni bahwa para pelukis abad pertengahan, yaitu zamannya Leonardo Da
Vinci, seorang pria belia sering dilukis dengan wajah feminim. Hal yang
sama dilakukan Leonardo Da Vinci saat melukiskan wajah Yohanes, murid
Yesus Kristus yang termuda, dalam lukisan The Last Supper di atas.
"Bukti" kedua yang ia gunakan adalah pendapatnya bahwa dalam kepantasan
sosial pada zaman Yesus Kristus, bahwa seorang lelaki Yahudi terlarang
untuk tidak menikah. Menurut Brown, dalam adat Yahudi tidak menikah
adalah hal terkutuk. Jelas pernyataan ini tidak berdasar, sebab
merupakan fakta sejarah ada banyak pria Yahudi pada zaman itu yang
menjadi nazir, yang karena alasan keyakinan keagamaan ada di antara
mereka yang tidak menikah. Sebagai contoh adalah kaum Essenes yang
menyimpan gulungan kitab Dead Sea Scrolls di atas. Di samping itu
merupakan suatu fakta pula bahwa orang Yahudi sangat menghormati
tokoh-tokoh di dalam Perjanjian Lama yang tidak menikah, seperti nabi
Daniel, yang adalah seorang sida-sida Yahudi di negara Babilonia.
"Bukti" ketiga yang ia gunakan adalah Injil Philip yang menyebutkan
bahwa Yesus mencintai Maria Magdalena lebih dari pada seluruh murid-Nya
dan Yesus sering mencium Maria. Patut diketahui bahwa yang disebut
sebagai Injil Philip sesungguhnya sama sekali bukan kitab Injil,
melainkan sebuah kitab Gnostik yang ditulis sekitar pada abad ketiga.
Kitab ini disebut sebagai Injil Philip bukan karena ia ditulis oleh
Rasul Filipus, tetapi karena di dalam kitab Gnostik tersebut tidak
disinggung nama rasul-rasul Tuhan Yesus yang lain, kecuali hanya nama
Rasul Filipus. Dan Brown juga tidak menyebutkan bahwa Injil Philip yang
ditemukan dalam gulungan Nag Hammadi tersebut tidak ditulis di dalam
bahasa Yunani ataupun berlatar belakang bahasa Yunani sebagaimana
layaknya kitab-kitab Perjanjian Baru, namun di dalam bahasa Koptik,
yaitu bahasa Mesir dan dengan latar belakang bahasa Siria!

Kesimpulan
Sejak gereja berdiri dua ribu tahun yang lampau serangan terhadap
pokok-pokok iman Kristiani tidak pernah berhenti. Serangan tersebut
berasal dari kelompok bidat di dalam gereja sendiri, maupun dari
orang-orang yang tidak mempercayai Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juru
Selamat manusia.Jadi, hujatan dalam buku The Da Vinci Code bukan hal
baru. Hanya saja kali ini hujatan ini menjadi meluas karena ditunjang
dengan sistem promosi dan pemasaran yang sangat canggih, yang
mendatangkan keuntungan finansial luar biasa bagi pihak penulis dan
penerbit buku ini.

Di samping itu juga karena di wilayah-wilayah tertentu di dunia buku ini
dipopulerkan oleh pribadi-pribadi yang tidak menginginkan terbangunnya
kerukunan umat beragama di tengah masyarakat.
Mengapa orang Kristen tidak menanggapi hujatan di dalam buku The Da
Vinci Code dengan amarah yang membabi-buta dan berbuat keonaran? Hal ini
bukan karena mayoritas orang Kristen yang terdidik mengetahui bahwa
Yesus memang seorang manusia yang karena manuver politik Konstantin
telah dijadikan Tuhan, sehingga tidak mampu menjawab hujatan tersebut
(seperti dikatakan Dan Brown di dalam bukunya). Justru sebaliknya, orang
Kristen yang berpikir obyektif, kritis dan memahami metoda ilmiah yang
masuk nalar serta mengetahui sejarah iman mereka, akan dapat melihat
hujatan di dalam novel The Da Vinci Code tersebut bersifat fitnah
murahan.

Di samping itu orang Kristen menghayati firman Tuhan bahwa "Janganlah
membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua
orang!
Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam
perdamaian dengan semua orang!" (Roma 12:17-18). Perilaku kasih ini
bukanlah tanda kelemahan, justru sebaliknya kemampuan untuk
mengendalikan emosi secara dewasa merupakan bukti dari buah Roh (

Galatia

5:22

) di dalam kehidupan orang yang hidup di dalam anugerah Tuhan.

Di sisi yang lain, buku-buku seperti The Da Vinci Code harus membuat
orang Kristen lebih giat lagi membaca dan mempelajari Alkitab, memahami
pokok-pokok ajaran iman yang sehat, dan sejarah gereja dengan baik.
Dengan demikian mereka akan dapat "menjadi seorang pelayan Kristus Yesus
yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman dan dalam ajaran sehat
yang telah mereka ikuti selama ini." (1Timotius 4:6), serta mampu
menjawab setiap hujatan tersebut sesuai dengan nasihat firman Tuhan:
"Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab
kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu
tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut
dan hormat, dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang
memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu
karena fitnahan mereka itu." (1Petrus

3:15

-16). ***

Sensor Subtitle The Da Vinci Code

May 18th, 2006 by henny

Karena belum membaca bukunya, ya today gw nikmatin aja press screening film The Da Vinci Code berdasarkan ingatan sedikit resensi yang pernah gw denger. Penasaran juga si apa aja yang akan dituangin selama durasi 2,5 jam itu. Filmnya si kesannya kaya model2 thriller The National Treasure gitu deh, model2 track clue sana-sini, lintas2 negara pula… lumayanlah buat entertaiment… Actingnya Tom Hanks ok-lah, si Audrey Tautu juga walo dia kok uda ga seimut waktu di Amelie ya?

Ah ya, yg gw mo ceritain terutama si justu pada sensor subtitle… Yup, conversation2 di bagian2 penting yang dianggap berpotensi "bikin rusuh" ternyata diilangin… Padahal adegannya jalan terus n ocehan bahasa Inggrisnya juga ada… Sensor yang aneh! Klo sensor kata makian pendek yang terkadang ada di film2 tv mah biasa… Tapi ini kalimat panjang lebar subtitlenya kok di sensor?! Weleh, kasian yang ga bisa Inggris (hihi), uda bayar nonton tau2 malah bingung ga ngerti karena subtitlenya disensor… Jadi jenis sensor di sini adalah sensor buat yang oon english… klo yang englishnya gape dia ga kena sensor… Sepertinya pembodohan memang ada di mana-mana.. (sigh!)

Ya itu aja deh yg mo gw bahas, klo sisi yang lainnya tonton sendiri aja, jd klo2 ke bioskop udah tau bakal nemu sensor bodoh macem itu (walo gw uda nulis protes si di lembar feedback-nya, entah efek ga?) … Oh, ya klo2 ada yang tertarik mo dengerin cracking cerita fiksi ini, next week dateng aja ke http://www.iesjakarta.org/

Kisah tidak penting sebelum nonton…

Kemaren jam 6 sore Mba Rayni tiba2 sms invitation press screening… Pkoke besok jam 9.30 teng ada undangan di setia budi building. Itu undangan yg pertama kalinya dikirim tanpa nyebutin judul filmnya. Kirain tadinya akan ada sms ke-2 yg bakal nyebutin judul filmnya, jd gw tunggu aja sambil terus ber-sms-an dengan seseorang berinisial TP yang akhir2 ini menjadi sms bomber yg sangat aktif menuh2in inbox gw. Maleman lagi baru gw sadar tu sms emang segitu aja, emang ga niat nyebut judul film apa. Jam 10.30 baru deh gw telp Regie yg biasanya juga dpt invitation untuk cari tahu.. tpi ternyata hpnya ga aktif… Terpaksa deh sms Mba Rayni akhirnya, "Mba filmnya judulnya apa sih?" Ternyata balesannya "Pokoke dateng aja deh, percaya aja.. cu". Weleh misterius sekali… Langsung deh gw curiga n yakin den bahwa pasti itu film The Da Vinci Code nan kontroversial.. Bingung juga sih, mengapa tumben2an rahasia2an begitu seperti kodenya si davinci :D Ya sud… hari ini pun datanglah daku untuk film yang ternyata memang DVC itu…

Jingle iklan bodoh

May 7th, 2006 by henny

MOTOR JUGA MANUSIAAAA….

Iklan yang aneh!

Serunya PDA Berbentuk Balpoin

March 20th, 2006 by henny

Da lama ga ngupdate.. gr2 koneksi sering lemot… ya iseng2 deh gw post artikel rubrik gadget di maj Girls buat yg sayang anak sayang ponakan… pdhl malah jd inget nih.. buat edisi depan gw blom ada bahan… hiks…

Serunya PDA Berbentuk Balpoin
Fly_pen1

Zaman sekarang komputer genggam semakin populer saja. Perangkat PDA (Personal Digital Assistant) semakin banyak dipakai oleh orang dewasa. Namun bukan berarti tak ada PDA untuk anak-anak, lho!
Pembuat mainan edukasi, LeapFrog Enterprises, asal Amerika Serikat, telah mengembangkan komputer genggam untuk anak-anak. Komputer genggam berbentuk balpoin ini diberi nama Fly Pentop Computer. Hmmm, secanggih apa, sih, komputer Fly ini?
Komputer Fly yang pengoperasiannya menggunakan bahasa Inggris ini khusus diciptakan untuk anak berusia 8-14 tahun. Fly antara lain bisa dipakai untuk agenda pengingat jadwal, menghitung, mencipta serta merekam musik, serta memainkan game-game menarik yang menyenangkan dan mendidik.
Nah, Untuk menggunakan Fly, kita membutuhkan kertas Fly. Yaitu, kertas khusus untuk kita tulisk atau kita gambar perintah-perintah yang kita inginkan. Balpoin Fly, yang berisi tinta sungguhan ini, memiliki kamera kecil di dekat mata penanya. Kamera itu melihat apa yang kita tulis atau gambar. Setelah itu, Fly akan berbicara melalui speakernya. Ia merespon dengan mengucapkan perintah yang kita berikan dan memberikan panduan apa yang harus kita lakukan selanjutnya. Misalnya, untuk mendengarkan pilihan menu yang ada, kita harus menulis huruf “M” dan melingkarinya di atas kertas Fly. Lalu, kita harus menyentuh gambar itu dua kali dengan ujung pena Fly, agar komputer balpoin Fly itu menyebutkan pilihan menu yang ada. Kalau kita ingin menggunakan kalkulator, misalnya, kita harus menulis huruf “C” yang kemudian kita lingkari. Lalu, sesuai dengan petunjuk yang dikatakan oleh Fly, kita harus menggambar kalkulator lengkap dengan angka-angkanya, termasuk tanda “+”, “-“, “x”, dan “:” . Untuk menghitung, kita tinggal menyentuh angka dan tanda yang tadi kita tulis dan Fly akan menyebutkan hasil hitungannya. Wuiih, hebat, kan!
Kalau sedang bosan, kita bisa mengaktifkan fitur yang menghibur seperti games. Atau bisa juga mencoba BuzzPhrase. Dengan fitur itu, kita bisa meminta Fly menceritakan lelucon dengan menulis “TELL ME A JOKE” dengan huruf besar. Salah satu contoh lelucon koleksi BuzzPhrase adalah: “What starts with p, ends with e, and has a million letters in it? Answer: Post office.” Kalau ingin bermain musik, mainkan saja fitur Flytones. Pertama-tama kita gambar dulu keyboard dan drum di atas kertas Fly. Lalu, kita sentuh gambar itu dengan ujung pena Fly. Asyiknya lagi, kita bahkan bisa merekam melodi buatan kita sendiri, lho! Waaah, seru abis, kan?
Di Amerika Serikat, komputer balpoin Fly dijual dengan harga sekitar 99 dolar. Pembelian Fly biasanya disertai dengan 35 lembar kertas Fly, 17 games, peta interaktif yang bisa menyebutkan nama negara yang kita sentuh, 3 kartu interaktif FLY-FX (salah satunya adalah kartu yang berisi suara-suara aneh seperti suara toilet sedang disiram atau suara tawa yang seram), earphones, silver face plate alias cover Fly, carying case alias tempat penyimpan Fly, dan 1 batere Alkalin AAA.
Kalau Girls ingin tahu lebih banyak tentang PDA anak ini, silakan kunjungi situs www.flypentop.com
Henny/Girls 16

Sky High

August 16th, 2005 by henny

Serunya Sekolah Superhero

Untuk Remaja

      Film produksi Walt Disney Pictures ini bercerita tentang kehidupan selorang anak superhero bernama Will Stronghold (Michael Angarano). Willadalah anak pasangan superhero The Commander (Kurt Russell) yang memiliki kekuatan super dan Jetstream  (Kelly Preston) yang bisa terbang. Walau Will anak pasangan superhero, ternyata di usia remajanya ia belum memiliki kekuatan super juga. Padahal sudah waktunya ia harus masuk Sky High, sekolah khusus untuk anak-anak superhero.

      Pada hari pertamanya di Sky High, Will terkagum-kagum melihat murid-muridnya yang memiliki berbagai kekuatan hebat seperti menggandakan tubuh, mengeluarkan api, membuat beku, menjadi cair, dan banyak lainnya. Lalu tibalah saat tes pembagian kelas, yaitu kelas superhero atau sidekick alias kelas pembantu superhero. Mereka yang memiliki kekuatan super dan dianggap berguna untuk menyelamatkan bumi akan masuk ke kelas superhero. Sedangkan mereka yang kekuatannya dianggap biasa-biasa atau belum terlihat kekuatan supernya akan masuk ke kelas pembantu superhero. Will yang belum diketahui kekuatannya harus puas dengan masuk ke kelas pembantu superhero, yang sering dianggap rendah di sekolah itu.

      Masalah Will bertambah karena ada Lash dan Speed, 2 senior nakal suka mengganggu ia adan teman-teman sekelasnya. Juga ada Warren, anak musuh ayahnya, yang bisa mengeluarkan api dari tangannya, yang juga memusuhinya. Will sendiri lantas jatuh cinta dengan seriornya, Gwen (Mary Elizabeth Winstead), yang ternyata menyimpan rencana superjahat terhadap Will, kedua orangtuanya, dan sekolan Sky High. Untunglah akhirnya kekuatan super Will muncul sehingga ia bisa berjuang melawan kelicikan Gwen.

      Dalam beberapa hal film tentang sekolah superhero, Sky High, ini agak mirip film Harry Potter dengan sekolah penyihirnya, Howgarts. Misalnya, keduanya sama-sama merupakan sekolah yang letaknya dirahasiakan dari manusia normal. Kudua sekolah itu sama-sama berisi anak-anak dengan kemampuan yang menakjubkan,  memiliki kepala sekolah dan guru yang nyentrik, serta mata pelajaran yang unik. Coba saja perhatikan saja kemiripan yang ada. Walau tentu saja, fantasi keduanya berbeda. Yang pasti film hasil garapan sutradara Mike Mitchell ini cukup seru dan menarik untuk ditonton.

(Henny/Donal 1246)

Charlie and the Chocolate Factory

August 16th, 2005 by henny

Carlie_1Untuk Semua Umur

Seseru apa, ya, berkunjung ke sebuah pabrik cokelat yang penuh dengan beragam jenis cokelat enak? Film Charlie and the Chocolate Factory produksi Warner Bros. Pictures ini mengangkat dongeng karya Roald Dahl tentang kunjungan 5 anak ke pabrik cokelat yang superbesar.

Film hasil garapan sutradarai Tim Burton ini bercerita tentang Willy Wonka (JOHNNY DEPP), pria nyentrik, pemilik sebuah pabrik cokelat yang terkenal. Cokelat produksi pabrik Willy Wonka sangat digemari di berbagai belahan penjuru dunia. Namun anehnya selama hampir 15 tahun, warga yang tinggal di sekitar pabrik itu tak pernah melihat satu orang pekerja pun keluar-masuk pabrik. Bahkan Willy Wonka sendiri pun tak pernah terlihat.

Suatu hari Willy Wonka membuat pengumuman luar biasa. Ia akan membuka pabriknya untuk 5 anak yang beruntung menemukan tiket emas di dalam cokelat batangan produk Willy Wonka. Charlie Bucket (FREDDIE HIGHMORE), seorang anak laki-laki dari keluarga miskin yang tinggal di dekat pabrik Willy Wonka, sangat menginginkan kesempatan itu. Untunglah keberuntungan akhirnya berpihak pada Charlie. Ia berhasil menemukan tiket emas yang terakhir! Charlie pun memanfaatkan peluang langka itu. Bersama keempat anak lainnya dan pendamping mereka, mereka akan menemukan kejutan luar biasa dalam kunjungan ke surga cokelat itu. Mereka akan menguak misteri besar yang selama ini tersimpan rapat di dalam pabrik Willy Wonka.   

(Henny/Donal 1245)